Bekerja di Lapangan

Bekerja di Lapangan

Bekerja di lapangan ternyata tidaklah mudah. Semakin besar kapasitas dan skop perkerjaan, semakin kompleks masalah yang terjadi. Selain itu semakin tinggi jabatan seseorang dalam eksekusi sebuah proyek, semakin besar pula resikonya. Range deviasi teori dan eksekusi di lapangan merupakan hal-hal yang harus diperhatikan. Semakin tinggi jam terbang seseorang untuk bekerja di lapangan, maka harusnya semakin lihai menangani pekerjaan lapangan. Berikut ini merupakan hal-hal sederhana yang penting diperhatikan dalam memulai dan melakukan pekerjaan lapangan:

1. Hilangkan ego dan luruskan niat, hal ini memang sepertinya sepele, tapi justru dari niat yang buruk maka akan timbul hal-hal yang kurang mengenakkan. Contohnya, meskipun proyek berjalan lancar, tetapi hati tidak terlalu bahagia, karena niat awalnya mengerjakan lapangan adalah untuk “mencari muka” di hadapan bos, taunya yang dipromosikan adalah rekan kerjanya yang lain.

judes

2.   doaBerdoa menurut keyakinan masing-masing

3. Pahami area pekerjaan. Hal ini penting untuk mendukung kelancaran dan keselamatan kerja. Jika kita tidak terlalu paham area kerja kita, maka kita tidak bisa memprediksi faktor-faktor lingkungan apa saja yang bisa menghambat pekerjaan kita. Selain itu, ketidaktahuan akan area pekerjaan bahkan bisa mengancam keselamatan. Hal sederhana yang bisa dilakukan untuk memahami area/lokasi kerja yang belum pernah dikunjungi sebelumnya adalah dengan mempelajari layout dan peta lokasi tersebut dan lingkungan sekitarnya.  Setelah itu bisa dilakukan survey untuk memadankan kesesuaian antara layout dan faktanya. Selain memperhatikan tempat pelaksanaan proyek akan dilangsungkan, perlu diperhatikan juga adalah hal-hal yang ada di sekitar lokasi yang bisa mengganggu dan mempengaruhi keselamatan pekerjaan.8058_223

4. Mengetahui dan memahami standar pekerjaan, skop (cakupan) pekerjaan, kapasitas pekerjaan, target pekerjaan, dan pengetahuan teknis mengenai pekerjaan itu sendiri. Hal tersebut penting untuk mencegah terjadinya lintas batas job desk sehingga kita tahu apa yang harus kita mulai dan lakukan.

engineer

5. Mengetahui dan memahami wewenang kita dalam job desk pelaksanaan proyek tersebut.

leader

6. Mengetahui dan memahami jenis, jumlah, kapasitas/kemampuan, bahkan cara kerja dari sumber daya yang terlibat dalam pelaksanaan proyek, seperti peralatan, material, pekerja, dll. Contoh kecilnya adalah kita harus mengetahui jumlah, kondisi fisik, bahkan psikologis dari para pekerja yang terlibat, hal ini penting untuk mengoptimalkan sumber daya tersebut.

obs2

7. Pada pelaksanaan proyek, perhatikan pelaksanaan suatu pekerjaan, apakah sudah sesuai dengan standar pekerjaan dan keselamatan, serta lihatlah kemungkinan-kemungkinan permasalahan yang mungkin timbul, utamanya untuk permasalahan yang bisa mengancam keselamatan dan kelancaran pekerjaan. Hal ini memang membutuhkan waktu untuk memahaminya, tapi semakin banyak jam terbang akan sangat membantu untuk memberikan solusi.

bluefire_97741

8. Hadapilah permasalahan dengan kepala dingin, sebab jika anda lebih dikuasai emosi daripada logika, pekerjaan akan semakin tidak terkendali.

Meeting

9. Jagalah fisik dan perhatikan keselamatan dan kesehatan kerja.

jagalah fisik

10. Lakukan meeting kecil sebelum pelaksanaan pekerjaan

CAA7MN2X

 

Semoga tips-tips di atas berguna, utamanya untuk para pemula yang akan melakukan pekerjaan lapangan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: